
Sdri. W dan Saya setelah Terapi
Beberapa waktu yang lalu saya bertemu dengan teman satu kantor di Jakarta dalam acara Rapat, karena ada kebiasaan kalau teman-teman dari daerah jika berkunjung ke kantor Jakarta ada saja yang membawa oleh-oleh khas daerahnya. Namun, ada kejadian unik dan sedikit mengagetkan karena ada salah satu staff di sana (Sdri. W) yang tiba-tiba dengan sangat cepat "lari menjauhi kami" begitu dia mendengar ada kue yang disebutkan dengan menggunakan kata "WIJEN". Wajah pucat dan ketakutan terlihat jelas dan pada saat itu ada teman lain yang tahu kalau saya aktif di bidang terapi dan meminta untuk membantunya. Mengingat waktu rapat sudah akan dimulai, maka saya mengambil jurus andalan……bet..set…but…busss… Alhamdulillah, Segala Puji kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Phobia Wijen hilang dalam 1 Menit!
Jurus Andalan yang saya maksudkan adalah QUANTUM SEFT, ini adalah "jurus" yang paling cepat untuk mengatasi masalah emosi dan jarang digunakan, karena klien seperti tidak di "apa-apakan" atau tidak menerima "ketukan/tapping" dalam SEFT pada umumnya. Bagaimana Caranya?
Pertama, Lakukan proses wawancara seperti biasanya (sudah saya sampaikan pada materi sebelumnya) untuk mengetahui emosi yang mengganggu klien. Kalau pada phobia, takut/geli pada apanya (misalnya, kucing pada bulunya, Cicak pada rasa geli kakinya yang lengket, dll
Kedua, Setelah akar emosinya sudah ditemukan, maka langkah selanjutnya klien diminta "menarik nafas" dengan niat melepaskan perasaan emosi tersebut sambil membayangkan rasa ketakutan atau Geli nya keluar dari tubuhnya.
Ketiga, Jika klien sudah yakin kalau rasa ketakutan/geli nya sudah keluar, maka Praktisi Seft segera "mengisi kekosongan" rasa yang telah keluar itu dengan rasa nyaman, rasa biasa, dan lain sebagainya.
Keempat, Tanyakan pada klien, apakah sudah ada perubahan ketika "benda yang ditakutkan" dihadirkan, jika belum! Cepat lakukan pengulangan pada proses ke 2 dan ke 3. Dan tanyakan kembali kepada klien bagaimana hasilnya.
Demikianlah, "jurus andalan" pada SEFT, semoga bermanfaat.
Tanpa diduga, malam harinya saya kedatangan klien yang Phobia Cicak, dia adalah Sdr. Heru yang tinggal di Ciputat – Tangerang. Dia memiliki "rasa bersalah" terhadap Cicak, karena sewaktu masih kanak-kanak sering melakukan "adu balap" cicak, dengan cara "maaf – menguliti tubuh bagian atasnya" sehingga cicak akan lari dengan cepat. Namun seiring waktu, dia merasa bersalah dan sekarang takut dengan cicak, sampai-sampai jika di dalam rumah ada cicak dia mengusirnya menggunakan alat yang panjang (seperti, Sapu atau kayu). Alhamdulillah, setelah dilakukan terapi selama 1 menit Phobia Cicak langsung hilang.

sungguh sangat bermanfaat,
BalasHapusmaaf pak kalau boleh tau,untuk mengisi kekosongan itu bagaimana ?
saya kurang paham..
Terima kasìh,
semoga berkah
Scienza, ketika perasaan takut telah "diambil" berarti kan "ada kekosongan" maka segeralah "isi", demikian semoga lebih jelas. Trims
BalasHapusPak, apakah SEFT bisa untuk meningkatkan prestasi belajar anak di sekolah?
BalasHapusTentunya dengan se-Izin Tuhan, bisa Pak Bambang
BalasHapusmaha suci allah atas segalanya
BalasHapusbang aku turut senang deh
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapuswah nice artikel, kekuatan batin itu haha
BalasHapusvisitback+comment yak :D
Terima kasih Pak Asmara Susanto
BalasHapus